Kekuatan bunga majemuk
Hasil investasi ikut berbunga di periode berikutnya, sehingga pertumbuhan makin cepat seiring waktu. Rumus nilai akhir: modal × (1 + r)n + setoran × ((1 + r)n − 1) ÷ r, dengan r imbal hasil per bulan dan n jumlah bulan.
Imbal hasil di sini asumsi tetap. Pada kenyataannya instrumen seperti saham dan reksa dana bergerak naik turun, dan hasil masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
Kalkulator terkait
Contoh perhitungan
Modal awal Rp 10.000.000, setoran Rp 1.000.000 per bulan, imbal hasil 8% per tahun, 10 tahun. Total modal disetor Rp 130.000.000. Nilai akhir sekitar Rp 205.142.438, sehingga hasil investasi sekitar Rp 75.142.438.
Pertanyaan yang sering diajukan
Imbal hasil berapa yang realistis?
Tergantung instrumen dan risikonya. Deposito, obligasi, reksa dana, dan saham punya imbal hasil dan risiko yang berbeda. Gunakan angka konservatif dan jangan anggap hasil masa lalu sebagai jaminan.
Apakah setoran dihitung di awal atau akhir bulan?
Kalkulator ini menganggap setoran di akhir bulan, sehingga hasilnya sedikit lebih konservatif.
Apakah pajak dan biaya sudah dihitung?
Belum. Pajak, biaya manajer investasi, dan biaya transaksi akan mengurangi hasil akhir.